Direktur GTK Madrasah : Sistem E-PAK Aceh Bisa Jadi Percontohan Nasional

,

Jakarta –  Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah menerima audiensi dari Kanwil Kementerian Agama Aceh di ruang rapat Direktorat. Jakarta, (24/6/2019).  Audiensi ini membahas tentang penerapan sistem penilaian angka kredit online yang diterapkan di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Aceh.

Kabid Pendidikan Madrasah Aceh M. Idris, menyampaikan penerapan PAK online didasari faktor penilaian angka kredit fisik yang melelahkan, terlalu banyak berkas dan keterbatasan daya tampung berkas di Kanwil Kementerian Agama Aceh.

“Penilaian berkas sangat melelahkan, berkas juga penuh, gimana kalau hal seperti ini berjalan puluhan tahun. Melalui sistem e-PAK meminimalisir pemindahan berkas yang terkadang tercecer. Kalau sudah scan sudah aman, tanpa menyewa gedung. dokumen fisik disimpan di kabupaten” Jelas Idris.

Lebih lanjut Idris menyampaikan prinsip e-PAK memberikan pelayanan tepat, cepat dan akurat. “Tidak ada lagi guru yang tidak terlayani. Proses angka kredit berjalan cepat, menghindari diskriminasi, yang mengajukan duluan maka dinilai duluan.” Lanjut Idris.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Suyitno mengapresiasi Kanwil Aceh yang sudah mulai menjalankan sistem e-PAK. “Sebenarnya sistem e-PAK juga sedang dirancang di tingkat pusat untuk kenaikan pangkat IV/a ke IV/b, saat ini masih proses membangun sistem. Jadi bisa saling sharing trail & eror dalam membagun sistem e-PAK yang lebih baik.” Kata Suyitno.

Penerapan sistem ini sebenarnya merespon fenomena Industry 4.0 yang menuntut semuanya tersistem dan digitalisasi. “Hal yang perlu diperhatikan adalah petunjuk teknis dan SOP yang clear serta panduan pengisiannya ditampilkan halaman awal sebagai panduan penggunaan” lanjut Suyitno.

Terobosan yang dilakukan oleh Kanwil Aceh diharapkan bisa diikuti oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi lain dan menjadi layanan PTSP unggulan.

Suyitno mengatakan sistem e-PAK yang terdapat di provinsi akan diintegrasikan dengan sistem yang dibangun pada tingkat pusat. Sehingga ada satu kesatuan big data penilaian angka kredit di dari mulai tingkat provinsi sampai tingkat nasional.

Hadir juga dalam pertemuan ini Faizah (Kasi Bina Guru MA/MAK), M. Sidik Sisdiyanto (Kasubbag TU), sedangkan dari Kanwil Aceh hadir Saifuddin (Kabag TU Kanwil Aceh), Zulkilfi (Kasi GTK), Agus Salim beserta beberapa tim IT yang juga hadir.