Kerjasama Finlandia Untuk Peningkatan Profesionalisme Guru

Guru merupakan komponen terpenting dalam pendidikan. Hampir semua kita sepakat terhadap ungkapan bahwa materi pelajaran dan metodologi pembelajaran memang penting tetapi guru adalah lebih penting. Sejalan dengan ungkapan tersebut, pelbagai kebijakan, program dan kegiatan telah diinisiasi dan dilaksanakan oleh Ditektorat Jenderal Pendidikan Islam. Salah satu program yang terkait dengan hal ini adalah kerjasama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) dengan Finlandia.

Finlandia dikenal sebagai negara yang model penyelenggaraan pendidikannya terbaik di dunia. Belajar dari keberhasilan pengelolaan pendidikan di Finlandia ini, tahun lalu beberapa rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) bersama Direktur Jenderal Pendidikan Islam berkunjung ke beberapa universitas dan sekolah ternama di negara ini sekaligus dilakukan penandatangan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU).

Jadikan Puasa Sebagai Sarana Tingkatkan Integritas

Menurut Kamaruddin, persoalan utama yang dialami umat Islam dewasa ini adalah kesenjangan antara ibadah yang dilakukan dengan kualitas kehidupan keseharian. “Tantangan besar umat Islam sekarang ini adalah menemukan korelasi antara ibadah dengan kualitas kehidupan. Dan, ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjawab tantangan tersebut,” terang Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini.

Puasa, lanjut Kamaruddin, merupakan pendakian spiritual manusia. “Ada dua unsur di dalam diri manusia, yaitu unsur lahut (unsur ketuhanan) dan unsur nasut (unsur kemanusiaan). Nah, puasa merupakan wahana revitalisasi unsur ketuhanan di dalam diri kita sehingga mampu merefleksikan sifat-sifat Allah SWT,” terang Kamaruddin.

Kamaruddin berharap kegiatan Orientasi Peningkatan Wawasan Keagamaan ini memiliki dampak signifikan bagi peningkatan integritas pegawai di lingkungan Sekretariat Ditjen Pendidikan Islam. Ia juga mengingatkan bahwa integritas merupakan satu dari 5 (lima) Budaya Kerja Kementerian Agama, sehingga harus diikuti oleh seluruh pegawai Kementerian Agama.