Tahun Pelajaran Benar atau Salah Kaprah?

Pekan ini madrasah sedang sibuk-sibuknya menyiapkan berkas akreditasi. Semua guru diminta mengumpulkan berkas administrasi dua tahun pelajaran terakhir. Namun ada beberapa penulisan frasa yang saya rasa kurang pas di telinga.  Setiap kali melihat dan membaca atau bahkan mendengar frasa “tahun pelajaran” pikiran saya selalu penasaran ingin sekali membuka KBBI.

Kita ketahui bahwa di kampus-kampus mungkin sudah tidak asing dan tidak masalah dengan frasa “tahun akademik” dan “kalender akademik”. Namun mendengar frasa “tahun pelajaran”–biasa disingkat TP– pikiran saya menjadi gatal. Apa sih bedanya “pelajaran”, “ajaran”, “ajar”?  Bukankah dahulu sudah menggunakan “tahun ajaran” bukan “tahun pelajaran”? Mengapa sekarang berubah kembali?

Saya pernah menanyakan kepada teman guru bidang kurikulum sewaktu mengajar di sekolah swasta. “Bu, kenapa pakai tahun pelajaran bukan pakai tahun ajaran atau tahun ajar saja?” Kemudian ibu itu menjawab, “Sudah dari dinasnya, Pak. Kata dinas yang benar tahun pelajaran.”

Nah kalau sudah bawa-bawa dinas memang agak repot. Dinas itu mahasegalanya. Sudah dianggap benar dan sah. Padahal jika dikaji berdasarkan kitab bahasa–KBBI–yang kita punya bisa saja kita menyanggahnya. Misalnya saja dalam KBBI kata pelajaran memiliki arti 1 yang dipelajari atau diajarkan; 2 latihan. Karena pelajaran itu berarti kata benda yang nyata. Tidak seperti kata “akademik” yang berarti kata sifat.

Contoh dalam beberapa frasa seperti: 1) jam pelajaran: waktu yang tertentu lamanya untuk memberikan pelajaran; 2) mata pelajaran: pelajaran yang harus diajarkan (dipelajari) untuk sekolah dasar atau sekolah lanjutan.

Dalam KBBI kata ajar memiliki arti petunjuk yang diberikan kepada orang supaya diketahui (diturut); berguru kepalang — , bagai bunga kembang tak jadi, pb ilmu yang dituntut secara tidak sempurna, tidak akan berfaedah. Sedangkan ajaran berarti segala sesuatu yang diajarkan; nasihat; petuah; petunjuk: ia senantiasa memegang teguh ~ orang tuanya;paham: ~ terlarang.

Sehingga menurut saya mungkin yang lebih tepat menggunakan frasa tahun ajaran atau tahun ajar saja. Arti dari tahun ajaran atau tahun ajar adalah: tingkatan masa siswa belajar; masa belajar dalam tahun tertentu.

Baik tahun pelajaran, tahun ajaran, tahun ajar ketiganya benar dan pernah dipakai dalam dunia pendidikan kita. Hanya saja kita mencari yang paling sesuai dengan kaidah bahasa. Sebenarnya ada frasa yang bisa juga digunakan sebagai pengganti frasa “tahun pelajaran” yakni “tahun pengakaran”. Menurut KBBI pengajaran memiliki arti 1 proses, cara, perbuatan mengajar atau mengajarkan; 2 perihal mengajar; segala sesuatu mengenai mengajar: ~ sejarah nasional sangat diutamakan; 3 peringatan.

Namun kritis juga perlu dalam menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai dengan kaidah bahasa. Baik dalam arti sesuai situasi penggunaan dan benar dalam arti sesuai kaidah kebahasaan. Bahasa yang baik dan benar itu tidak jauh berbeda dari apa yang dikatakan baku. Kebakuan sebuah bahasa sudah menunjukkan masalah ‘benar’ kata itu.  Sedangkan masalah ‘baik’ tentu tidak sampai pada sifat kebakuan suatu kalimat, tetapi sifat efektifnya suatu kalimat.

Saya rasa tidak ada pekerjaan yang sia-sia daripada menyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Pedoman Umum Ejaan bahasa Indonesia. Entah alasannya apa tahun ajaran kemudian berubah menjadi tahun pelajaran. “Saya kurang tahu”, begitu kata orang pintar ketika dimintai jawaban.

oleh : Zaki Fahrizal (Guru MTs. Negeri 4 Tangerang)

Nominator Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi Tahun 2019

,

Daftar Nominator Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi Tahun 2019

Kategori Guru MA

  1. Intan Irawati (MAN 15 Jakarta DKI Jakarta)
  2. Nurhayanti, S.Pd., M.Sc (MAN 3 Kulonprogo DI Yogyakarta)
  3. Sutardi, S.Si., M.Sc (MAN IC Sambas Kalimantan Barat)
  4. Yulia Pratitis Yusuf, M.Pd (MAN 2 Mojokerto Jawa Timur)
  5. Zulfah Magdalena, s.Pd., M.Si (MA Negeri 1 Balangan Kalimantan Selatan

Kategori Guru MTs

  1. Husnuz Zaimah, S.Pd (MTsN 2 Mojokerto Jawa Timur)
  2. Lia windari, M.Pd (MTs N Binjai Sumatera Utara)
  3. Nur Hasanah Rahmawati, S.Ag, MM (MTs N 6 Sleman D.I. Yogyakarta)
  4. Sahrullah, S.Pd MTs Ma’arif Bebandem Karangasem Bali)
  5. Nurbaiti, S.Si., M.Mat (MTs N 1 Model Banda Aceh Aceh)

Kategori Guru MI

  1. Etik Fadhilah Ihsanti, MSI (MIN 1 Kulon Progo D.I. Yogyakarta)
  2. Kaldah, M.Pd.I (MIN 4 Banjarnegara Jawa Tengah)
  3. Noristiqamah, S.Pd.I (MIN 5 Tapin Kalimantan Selatan)
  4. Saiful, S.Pd.I, M.Pd (MIN 1 Bitung Sulawesi Utara)
  5. Saripah, M.Pd (MIN 9 Jakarta Selatan DKI Jakarta)

Kategori Guru RA

  1. Chalimatus Sa’deyah, S.Pd (RA Al Islah Pasuruan Jawa Timur)
  2. Dra. Juairiah, M.Pd RA Fathun Qorib Banda Aceh Aceh)
  3. Irma Suryano, S.Pd (RA Nurul Huda NW Narmada Nusa Tenggara Barat)
  4. Nur Mutakin (RA Al Ikhlas Mathla’ul Anwar Cakung DKI Jakarta)
  5. Nur’Aini Yuli Hastuti, S.Pd.I (BA Aisyiyah IV Grogol Jawa Tengah)

Kategori Kepala RA

  1. Charunnisa Latief, S.Pd (RA Mardhati Makassar Sulawesi Selatan)
  2. Nova Indriati, SE., M.Si (RA Nurul Dzikri D.I. Yogyakarta)
  3. Siti Husnah (RA Al Ikhlas Klungkung Bali)
  4. Wiwi widiastuti, M.Pd (RA Al Ishlah DKI Jakarta)
  5. Yusnidar, S.Pd.I (RA Russalam Aceh Timur Aceh)

Kategori Kepala MI

  1. Hairunisah, M.Pd (MIN 5 Jakarta Utara DKI Jakarta)
  2. Hj. Mirhamida Rahmah, SE., MM (MI Sabilillah Sampang Jawa Timur)
  3. Kasmad Rifangi, M.Pd.I (MI Ma’arif Sendang D.I. Yogyakarta)
  4. Umi Halimah Saadah, M.Si (MI Al Mustajab Kab. Semarang Jawa Tengah)
  5. Ummiyani (MIN 9 Lambhuk Aceh)

Kategori Kepala MTs

  1. Agus Tiono, S.Pd., MH (MTsN 4 Mojokerto Jawa Timur)
  2. Drs. Abdul Hadi, M.Pd (MTsN 6 Sleman DI Yogyakarta)
  3. Ely Mansur, S.Pd, MAB (MTs Bina Ihsan Mulia Bali)
  4. Kasmawati, S. Ag., M.Pd (MTs Al Falah Arungkeke Jeneponto Sulawesi Selatan)
  5. Ernianti, S.Ag.,M.Pd (MTsN 2 Pidie Jaya Aceh)

Kategori MA

  1. Dr. H. Asep Encu, M.Pd (MAN 2 Kota Bandung Jawa Barat)
  2. Ernawati., S.Ag., M.Pd (MA Ma’arif NU 1 Kemranjen Jawa Barat)
  3. Firmansyah, M.Pd., M.A (MAN 2 Pasuruan Jawa Timur)
  4. Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum (MAN 2 Kulon Progo D.I. Yogyakarta)
  5. Sriyadi, M.Pd (MAN Kapuas Kalimantan Tengah)

Kategori Pengawas

  1. Dr. Supadi, M.Pd (Kankemenag Jakarta Utara DKI Jakarta)
  2. Dra. Ida Safiaturahma, M.Pd.I Kankemenag Kab. Lamongan Jawa Timur)
  3. Drs. Faizuz Sa’bani, M.A (Kankemenag Gunungkidul D.I. Yogyakarta)
  4. Drs. Sarmidi, S.Pd., M.Pd (Kemenag Kab. Pati Jawa Tengah)
  5. Ratna Zaidah, S.Ag., M.Ed (Kemenag Aceh Besar Aceh)

Kategori Pustakawan

  1. Anizar, S.Si., M.Pd (MAS RIAB Aceh Besar Aceh)
  2. Dra. Mayasari (MAN Tanjung Pinang Kepulauan Riau)
  3. Durotun Nisa, S.Pd (MAN 2 Mojokerto Jawa Timur)
  4. Eni Hastuti, M.Pd (MAN 1 Bandar Lampung Lampung)
  5. Nurlaela, S.Ag., M.Pd.I (MTs N 4 Sinjai Sulawesi Selatan)

Kategori Laboran

  1. Dra. Khilda Agustina, M.Pd (MTs N 3 Medan Sumatera Utara)
  2. Fatati Nuryana, S.Si (MAN 1 Blitar Jawa Timur)
  3. Miseran Dani, S.Pd.I (MTs N 2 Balangan Kalimantan Selatan)
  4. Nita Rachmawati, S.Pd (MAN Buleleng Bali)
  5. Yeni Astuti (MTsN 2 Bandar Lampung Lampung)

info ini bisa dicek di instagram @gtkmadrasah juga ya 🙂

Lomba Foto dan Video/Vlog

,

Jakarta –  Menyambut Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Mengadakan Lomba Foto dan Video/Vlog sebagai bentuk apresiasi dan publikasi peran penting seorang guru bagi generasi bangsa. Hari Guru Madrasah Kementerian Agama Tahun 2019 mengangkat tagline “Teladan Penerang Bangsa”.

Ketentuan Lomba Foto

  1. Terbuka untuk umum
  2. Bebas menggunakan semua jenis kamera
  3. objek foto adalah guru madrasah (RA, MI, MTs, MA) mencakup aktivitas belajar mengajar, aktivitas berangkat/pulang, perang guru di tengah masyarakat
  4. Wajib follow instagram @gtkmadrasah, repost postingan lomba dari akun instagram @gtkmadrasah dan mention 3 orang teman
  5. Upload karya melalui akun instagram masing-masing dengan menggunakan hashtag #GtkPhotosCompetition dan #GtkMadrasah
  6. Cantumkan deskripsi foto dalam caption instagram
  7. Periode lomba 1 Oktober – 30 Oktober 2019
  8. Pengumuman Pemenang 10 November 2019
  9. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
  10. tidak mengandung unsur yang menyinggung SARA

Ketentuan Lomba Video

  1. Terbuka untuk umum
  2. Bebas menggunakan semua jenis kamera
  3. Objek video/vlog menggambarkan dedikasi, media pembelajaran atau peran sosial guru madrasah di tengah masyarakat
  4. Wajib follow instagram @gtkmadrasah, repost postingan lomba dari akun instagram @gtkmadrasah dan mention 3 orang teman
  5. Upload melalui channel youtube masing-masing  dengan menggunakan hashtag #GtkVideosCompetition, #GtkMadrasah dan #KementerianAgama
  6. Peserta wajib mengisi link pendaftaran melalui website gtkmadrasah.kemenag.go.id
  7. Mencantumkan deskripsi video/vlog dalam caption youtube
  8. Durasi maksimal video/vlog 5 menit
  9. Periode lomba 1 Oktober – 30 Oktober 2019
  10. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
  11. Link pendaftaran video disini

Sinergi Kemenag, Kemendikbud, LP Ma’arif dan INOVASI Tingkatkan Kualitas Pendidikan

,

Surabaya –  Kementerian Agama melalui Direktorat GTK Madrasah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, LP Ma’arif dan INOVASI (Inovation for Indonesia’s School Children Australisa Indonesia Partnership) meresmikan jalinan kerjasama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar dalam bidang literasi, numerasi dan pendidikan inklusi. Acara ini di helat di Surabaya. Sabtu (25/5/2019).

Direktur GTK Madrasah, Suyitno mengatakan kerjasama ini merupakan inisiatif dan kepedulian bersama terhadap kualitas pendidikan di Indonesia khususnya melalui integrasi modul literasi, numerasi dan inklusi ke dalam Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB).

Inisiatif menjalin kerjasama dengan INOVASI dikarenakan sebelumnya programnya masih menyasar sekolah umum dan belum menyentuh madrasah. “kita dorong agar INOVASI juga memberikan perhatian lebih ke madrasah” ungkap Suyitno.  

Guru Besar UIN Palembang ini juga menjelaskan untuk membuka jalan kerjasama ini, sebelumnya ia berkunjung ke kantor INOVASI dan mendapatkan respon positif dari INOVASI yang melakukan kunjunangan balasan ke Kementerian Agama pada 8 Mei 2019.    

Ketua PP LP Ma’arif NU, Zainal Arifin Junaidi mengungkapkan kesiapannya untuk meningkatkan mutu pendidikan yang berada di bawah naungan LP Ma’arif di berbagai daerah. “Kami siap bekerja sama dengan INOVASI melalui kemitraan dengan madrasah di Jawa Timur,” katanya, Sabtu (25/5). 

Totok Suprayitno, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud menjelaskan, sekolah yang ingin berkembang tidak perlu lagi terjebak dalam standar mutu yang telah ditetapkan. 

“Sekolah dan guru yang mau maju, kuncinya harus  berani berinovasi dan learning outcome yang bagus, berani out of the box dan berani berubah. Abaikan dulu fasilitas yang kurang memadai. Yang penting punya motivasi untuk lebih baik,” ungkap Totok. 

Direktur Program INOVASI, Mark Heyward mengungkapkan bahwa program INOVASI memberikan kesempatan bermitra kepada LP Ma’arif NU sebagai upaya ikut berperan dalam peningkatan mutu pembelajaran di sekolah yang ada. 

“INOVASI bertujuan menemukan berbagai praktik baik atau cara untuk meningkatkan hasil pembelajaran siswa Indonesia. Dan kemitraan ini adalah kesempatan luar biasa bagi kami untuk mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan Islam di bawah naungan organisasi LP Ma’arif NU,” terangnya.

Michelle Lowe, Counsellor for Governance and Human Development dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta, menyambut positif kerjasama ini. “Melalui kemitraan antara Inovasi dan LP Ma’arif NU, menciptakan program rintisan baru dalam rangka meningkatkan hasil literasi kelas awal di 30 madrasah di 3 kabupaten yakni Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Sumenep, dan Kabupaten Pasuruan,” jelasnya. 

Dalam pandangannya, ini sebagai kesempatan menarik. “Yakni untuk mendukung upaya lokal dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam khususnya di Jawa Timur, dan sekolah-sekolah LP Ma’arif NU,” ungkapnya.

Tahun ini Pengurus Pusat LP Ma’arif NU dalam kemitraannya dengan INOVASI telah melaksanakan program rintisan peningkatan kemampuan literasi kelas awal di 30 Madrasah Ibtidaiyah di Jawa Timur tepatnya di Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Sumenep, dan Kabupaten Pasuruan. 

Kegiatan ini melibatkan langsung unsur guru, siswa, kepala sekolah dan komite sekolah. Program rintisan ini berupaya untuk mengatasi tantangan pembelajaran termasuk tentang pemahaman guru terkait literasi dan pembelajaran kelas awal; keterampilan guru mengelola kelas; variasi penggunaan media; serta terkait peningkatan hasil belajar literasi siswa. sumber

Seleksi Penerimaan Guru dan Tenaga Kependidikan MAN IC Lampung Timur, MAKN Ende dan MAKN Bolang Mongondow

,

Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah membuka penerimaan guru dan tenaga kependidikan madrasah untuk ditempatkan di MAN Insan Cendikia Lampung Timur, MAKN Ende Nusa Tenggara Timur dan MAKN Bolang Mongondow Sulawesi Selatan.

Pendaftaran online mulai 7 Mei – 18 Mei 2019. Informasi lebih lengkap dan link pendaftaran disini

Berawal dari Mengabdi, Hingga jadi Sosok Guru Berprestasi

,

Dr. H. Darmadi, S.Ag., M.M., MM.Pd., M.Si., lahir di Desa Bandar Agung, Kecamatan Gunung Balak, Kabupaten Lampung Tengah (Sekarang Lampung Timur), Provinsi Lampung, pada tanggal 28 Oktober 1975. Putra pertama dari tiga bersaudara pasangan Bapak Supardi dan Ibu Siti Aminah ini memulai pendidikannya dari Sekolah Dasar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda Labuhan Maringgai Lampung Timur, selama enam tahun, tamat tahun 1988. Setelah itu melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sriwijaya Labuhan Maringgai Lampung Timur, tamat pada tahun 1991. Kemudian, melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas di Madrasah Aliyah (MA) Sriwijaya Labuhan Maringgai Lampung Timur, tamat pada tahun 1994. Setelah menamatkan pendidikan di Madrasah Aliyah (MA), menjadi tenaga pengajar sukarela di almamaternya (MI Nurul Huda, MTs dan MA Sriwijaya Labuhan Maringgai) selama dua tahun (1994-1996).

Pendidikan Tinggi diawali pada tahun 1996 dengan menempuh pendidikan S1 di IAIN (UIN) Raden Intan Lampung, Fakultas Tarbiyah, Jurusan PAI, dengan tetap menjadi tenaga pengajar sukarela di Madrasah Aliyah (MA) Nurul Islam Jatiagung Lampung Selatan, dan sebagian besar biaya adalah beasiswa, selesai pada tahun 2001. Kemudian, karena ketertarikannya pada bidang manajemen, kembali menempuh pendidikan S1 di Sekolah Tinggi Manajemen T.Malahayati, pada Program Studi Manajemen, selesai pada tahun 2004. Selanjutnya, menyelesaikan pendidikan pasca sarjana Strata Dua (S2) pada tiga perguruan tinggi, yaitu: Pertama, Program Pasca Sarjana Universitas Surapati, Program Studi Magister Manajemen, selesai pada tahun 2007, kedua, Program Pasca Sarjana Sekolah Tinggi Manajemen IMNI, Program Studi/Konsentrasi Magister Manajemen/ Manajemen Pendidikan, selesai pada tahun 2009, dan ketiga, Program Pasca Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi “YAPPANN”, Program Studi/Konsentrasi Magister Ilmu Administrasi/ Administrasi Pendidikan, selesai pada tahun 2010. Setelah itu, pada tahun 2010 mendapatkan beasiswa Tugas Belajar untuk melanjutkan pendidikan Strata Tiga (S3) Program Doktor Universitas Persada Indonesia (UPI) Y.A.I, Program Studi/Konsentrasi Ilmu Manajemen/ Manajemen  SDM, selesai pada tahun 2015.

Yang bersangkutan, sehari-hari berprofesi sebagai Guru PNS di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung, DPK pada Madrasah Tsanawiyah (MTs) Terpadu Darul Ulum Way Pengubuan Kabupaten Lampung Tengah, NIP. 19751028 200501 1 009, Pangkat/Golongan: Pembina (IV/a), Jabatan: Guru Madya dengan Tugas Tambahan Kepala Sekolah.

Selain mengajar, juga aktif menulis di berbagai media massa. Opini, Resensi Buku dan Artikel lepasnya pernah dimuat di Lampung Post, Senator Lampung, Haluan Lampung, Radar Lampung, Handal, Trans Sumatera, Lampung Ekspres, Haluan Padang, Inilah Koran, Inilah Korancom, Melayu Pos, Banten Pos, Kabar Banten, Koran Madura, Musibanyuasin Pos, Fokus Lampung, Koran Kita, Bhirawa, Malut Post, Harian Jambi, Sinar Matahari, Voting Lampung, Sulut Post, Koran Jakarta, Merah Putih Pos, Global Pos-Pos, Faktual, Lex Specialist, Tabloid Superschool, Jurnal Quantum Edukasi, dll.

Adapun buku yang telah ditulis dan diterbitkan selama dua tahun terakhir (2007-2018):

  1. Pengembangan Model dan Metode Pembelajaran Dalam Dinamika Belajar Siswa (Deepublish, Yogyakarta, 2017)
  2. Rekonstruksi Peradaban Islam (Anugrah Utama Raharja, Bandar Lampung, 2017), Episentrum Pendidikan Seks Bagi Anak Dalam Panorama Islam (Anugrah Utama Raharja, Bandar Lampung, 2017)
  3. Simponi Pendidikan Akhlak Remaja Dalam Denting Dawai Modernisasi (Anugrah Utama Raharja, Bandar Lampung, 2017)
  4. Integrasi Agama dan Ilmu Pengetahuan (Diandra Kreatif, Yogyakarta, 2017)
  5. Hidup Sehat Dengan Terapi Air Wudhu (Diandra Kreatif, Yogyakarta, 2017)
  6. Pendidikan Islam Dalam Paradigma Emotional Spiritual Quotient (Pustaka Ali Imron, Bandar Lampung, 2017)
  7. Ada Apa Dengan Bunga Bank? “Menelisik Metode Ijtihad Fiqih Kontemporer NU dan Muhammadiyah Dalam Merespon Persoalan Bunga Bank” (Anugrah Utama Raharja, Bandar Lampung, 2017)
  8. Manajemen Sumber Daya Manusia Kekepalasekolahan “Melejitkan Produktivitas Kerja Kepala Sekolah dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi” (Deepublish, Yogyakarta, 2017)
  9. Simponi Pendidikan Akhlak Remaja Dalam Denting Dawai Modernisasi (Hanum Publisher, Grobogan, 2017)
  10. Strategi Kepala Sekolah Melejitkan Mutu Pendidikan (Pusaka Media, Bandar Lampung, 2017)
  11. Media Pembelajaran Pai Berbasis Pendekatan Saintifik (Pusaka Media, Bandar Lampung, 2017)
  12. Guru Dan Implementasi Pembelajaran Tuntas (Pusaka Media, Bandar Lampung, 2017)
  13. Manajemen Sumber Daya Manusia Kekepalasekolahan: “Melejitkan Produktivitas Kerja Kepala Sekolah dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi” (Pustakapedia, 2017)
  14. Menyemai Benih Karakter dari Pojok-Pojok Sekolah (AE Publishing, Malang, 2017)
  15. Keluarga Sebagai School of Love (Ahsyara Media Indonesia, Kendal, 2018)
  16. Guru Jembatan Revolusi (Kekata Publisher, Surakarta, 2018)
  17. Aborsi Pendidikan (Kekata Publisher, Surakarta, 2018)
  18. Mendidik Adalah Cinta “Menjelajah Pendidikan Ramah Anak di Rumah dan Sekolah” (Kekata Publisher, Surakarta, 2018)
  19. The Smiling Teacher: Tips Efektif Menjadi Guru Senang dan Menyenangkan (Guepedia.com, Bogor, 2018)
  20. Good Teacher: Menjelajah Kepribadian dan Keteladanan Guru Dalam Mengukir Akhlak Siswa Melalui Pendidikan Karakter (Guepedia.com,Bogor, 2018)
  21. Pendidikan Spiritual Anak Usia Dini Dalam Cakrawala Pendidikan Islam (Guepedia.com, Bogor, 2018)
  22. Mengembangkan Paradigma Baru Kinerja Guru (Guepedia.com, Bogor, 2018)
  23. Guru Abad 21 “Perilaku dan Pesona Pribadi” (Guepedia.com, Bogor, 2018)
  24. Optimalisasi Strategi Pembelajaran: Inovasi Tiada Henti Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Peserta Didik (Guepedia.com, Bogor, 2018)
  25. The Amazing Shalat: Mengungkap Nilai-Nilai Shalat Lima Waktu Dalam Perspektif Pendidikan Islam (Aura Publishing, Bandar Lampung, 2018)
  26. Membaca Yuuk..! “Strategi Menumbuhkan Minat Baca pada Anak Sejak Usia Dini” (Guepedia.com, Bogor, 2018)
  27. Pluralisme Agama dan Rekontruksi Peradaban Islam dalam Rancang Bangun Pendidikan Islam (Jendela Sastra Indonesia, 2018).
  28. Konservasi SDM Dalam Ekosistem Pendidikan Islam (Jendela Sastra Indonesia, 2018)
  29. Mahalnya Sekolah Murah (Kekata Publisher, Surakarta, 2018)
  30. Kurikulum dan Prakmatisme Pendidikan (Kekata Publisher, Surakarta, 2018)
  31. Model-Model Pembelajaran Inovatif (Kekata Publisher, Surakarta, 2018)
  32. Menyemai Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam (Kekata Publisher, Surakarta, 2018)
  33. Menyemai Benih MBS (Kekata Publisher, Surakarta, 2018)
  34. Sekolah itu Indah (Guepedia.com, Bogor, 2018).
  35. Dan beberapa naskah buku yang sedang naik cetak di berbagai penerbit.

Di tengah kesibukannya sebagai pendidik, juga aktif sebagai pengurus organisasi profesi, keagamaan dan sosial, antara lain sebagai pengurus: PGRI Kabupaten Lampung Tengah, Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kabupaten Lampung Tengah, Gerakan Pramuka Kwarcab Lampung Tengah, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Lampung Tengah, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lampung Tengah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lampung Tengah, Dewan Masjid Indonesia (MDI) Kabupaten Lampung Tengah, Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Kabupaten Lampung Tengah, PC Nahdlatul Ulama Lampung Tengah, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Lampung Tengah, Tim Pengembang Kurikulum Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, Forum Komunikasi Madrasah (Forkomad) Kabupaten Lampung Tengah, dll. Di samping itu, juga sering diundang menjadi peserta/pembicara/pemateri/ instruktur di berbagai kegiatan ilmiah, baik lokal maupun nasional.

Prestasi Akademik dan Penghargaan yang pernah diperoleh sebagai seorang pendidikan, selama 3 (tiga) tahun terakhir, adalah:

1) Juara I Kompetisi Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Berprestasi Tingkat Kabupaten Lampung Tengah tahun 2015,

2) Juara I Kompetisi Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung tahun 2015,

3) Juara Harapan II Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) pada Kompetisi Guru, Kepala dan Pengawas Madrasah Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2015,

4) Juara III Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) pada Kompetisi Guru, Kepala dan Pengawas Madrasah Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2016,

5) Penghargaan Guru Berbakat dan Berprestasi Tahun 2016 Tingkat Provinsi Lampung, dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung,

6) Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya X Tahun dari Presisde Republik Indonesia pada Tahun 2015,

7) Anugerah ”Nugra Jasadarma Pustaloka Tahun 2017” dari Perpustakaan Nasional RI kategori Buku (Pustaka) Terbaik Bidang Kesehatan Masyarakat, dengan judul buku ”Hidup Sehat dengan Terapi Air Wudhu”,

8) Juara I (Pertama) Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) pada Kompetisi Guru, Kepala dan Pengawas Madrasah Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2017,