Berita Terbaru|

Jakarta – 36 Mab’uts dari Universitas Al Azhar tiba di Tanah Air minggu lalu (3/2) dan siap ditugaskan di lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Hari Selasa (8/2) adalah hari terakhir masa karantina, dan selanjutnya akan diantarkan ke lembaga pendidikan pengguna baik di PTKI, pesantren maupun madrasah.

Keberadaan 36 Mab’uts tersebut dimaksudkan untuk mesupport peningkatan kemampuan bahasa Arab peserta didik. Para mab’uts ditempatkan di 14 PTKI, 8 Madrasah, dan 14 Pesantren. Dalam penyambutan melalui zoom meeting, Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, Rohmat Mulyana menyampaikan bahwa keberadaan penutur asli bahasa asing (native speaker) dapat meningkatkan kompetensi peserta didik. “Menghadirkan native speaker dapat mengakselerasi kemahiran bahasa siswa,” kata Rohmat dalam laporannnya. Selain itu dapat memotivasi peserta didik agar lebih mencintai bahasa Arab.

Hal demikian juga diamini oleh Dirjen Pendidikan Islam, Prof. Dr. M. Ali Ramdani, MT. “Kemampuan berbahasa akan dapat membuka cakrawala lebih luas peserta didik. Sumber informasi yang tertuang dalam literatur keislaman masih banyak berbahasa Arab.” jelasnya lebih lanjut. Kerjasama Kementerian Agama dengan Universitas Al Azhar tentang penempatan beberapa mab’uts di lembaga pendidikan Islam di Indonesia sudah berlangsung sejak lama. Menurut perwakilan duta besar Mesir untuk Indonesia, Mr. Ahmad Abdul Hadi, bahwa sejarah hubungan baik Indonesia dengan Mesir terbangun yang diawali dengan pengakuan politik Mesir atas Kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945. Hubungan baik tersebut dijaga terus salah satunya adanya program penempatan mab’uts tersebut dan pengiriman mahasiswa kuliah di Universitas Al Azhar.

Setidaknya, hingga saat ini ada lebih dari 10.000 mahasiswa yang ada di Mesir. Jumlah tersebut menjadi jumlah terbesar  di kawasan Timur Tengah. Mab’uts ini adalah bentuk pengabdian para mahasiswa dan atau dosen Al Azhar. Penugasan mab’uts ini melalui seleksi yang dilakukan pihak Al Azhar. Mab’uts akan mengabdi selama 3 (tiga) tahun di Indonesia. Namun demikian, setiap tahunnya tetap akan dilakukan evaluasi. (N15)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Close Search Window